Selamat Jalan Gus Dur

 

Om Svarganthu, Moksanthu, Sunyanthu, 
Bagyanthu, Om Ksama sempurnaya namah swaha. 
 
 
\"\"Tepat pada tanggal 30 Desember 2009 pukul 18.45WIB, telah berpulang Tokoh Besar Bangsa Indonesia KH Abdurrahman Wahid alias Gus Dur. Meninggalnya Gus Dur disebabkan karena komplikasi penyakit yang diderita.
 
Mendengar informasi meninggalnya Gus Dur, PP KMHDI bersama teman-teman Aliansi Bhinneka Tunggal Ika, Komunitas Pendeta Kristen langsung bergerak menuju kediaman Gus Dur di Ciganjur. Rombongan tiba di kediaman tepat pukul 21.15WIB dan disambut oleh keluarga seperti Yenni Wahid dan Muhaimin Iskandar. Dalam kesempatan ini, D. Sures Kumar selaku Presidium KMHDI mewakili segenap keluarga besar KMHDI menyampaikan rasa bela sungkawa dan rasa kehilangan langsung kepada keluarga Gus Dur.
 
Gus Dur merupakan tokoh nasional yang paling gigih dalam memperjuangkan Pluralisme dan Demokrasi. Pada saat Gus Dur menjadi Presiden RI yang ke 4, telah memberikan posisi yang sama untuk semua agama dan aliran kepercayaan yang ada di Indonesia. Gus Dur juga membuka kran pers seluas-luasnya sehingga tidak terkekang seperti pada rezim sebelumnya. KMHDI juga memiliki kenangan yang manis bersama Gus Dur pada saat aksi Unjuk Rasa terkait Bom Bali II yang difasilitasi PD KMHDI DKI Jakarta bertempat di Bundaran HI. Kadek Udiantara alias Dek Tungu (Presidium KMHDI 2003-2006) yang saat itu menjadi Korlap mendapat kesan yang istimewa di saat aksi unjuk rasa ini di hadiri oleh Gus Dur.
 
Dengan sepak terjang beliau, tidak heran bila banyak tokoh bangsa serta tokoh-tokoh Agama yang menyampaikan duka cita dan rasa kehilangan di kediaman Almarhum di Ciganjur.
 
"Kami merasa kehilangan atas wafatnya Gusdur. Kami berharap semangat dan perjuangan beliau menjadi teladan bagi anak bangsa," ujar Gde Dharma Nugraha Presidium KMHDI. Selamat Jalan Gus Dur, Bapak, Guru dan Pejuang Pluralisme dan Demokrasi. Semoga semangat perjuangan almarhum Selalu Membara di sanubari Anak Bangsa.
–Redaksi–

 

Komentar Anda

Mungkin Anda Menyukai