VAR “DIPERJUALBELIKAN”, PC-KMHDI BULELENG GELAR AKSI DAMAI

Terkait dengan kasus diperjualbelikannya Vaksin Aksi Rabies (VAR) yang dilakukan oleh oknum RSUD Kabupaten Buleleng, maka Sabtu (20/11) kemarin, mahasiswa yang tergabung dalam Pimpinan Cabang Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (PC-KMHDI) Buleleng menggelar aksi damai yang dimulai dari pukul 07.00 Wita sampai pukul 09.30 Wita.. Aksi ini dilakukan di depan RSUD Kabupaten Buleleng dengan cara menggelar beberapa poster yang pada intinya menyerukan peningkatan pelayanan publik dan menghentikan upaya komersialisasi yang berlebihan dari pihak rumah sakit yang notabene sebagai “pelayan” masyarakat. Pada aksi ini juga dilakukan pembagian brosur kepada masyarakat yang berkunjung ke RSUD Buleleng. Brosur ini berisikan sosialisasi mengenai Vaksin Anti Rabies (VAR) yang bisa didapatkan masyarakat secara gratis.

 

Ketua PC-KMHDI Buleleng, I Putu David Sastra yang juga sekaligus bertindak sebagai koordinator aksi damai ini, saat dikonfirmasi kemarin menyatakan bahwa aksi ini bertujuan untuk mensosialisasikan kepada masyarakat bahwa VAR bisa didapatkan secara gratis. “Pemerintah Provinsi Bali mengucurkan dana sebesar 7,2 milyar rupiah untuk pengadaan Vaksin Anti Rabies (VAR) sebagai langkah antisipasi menipisnya VAR pada sejumlah rumah sakit di kabupaten dan kota se Bali, hal ini yang akan kita sosialisasikan kepada masyarakat untuk menghindari kasus penyalahgunaan dana ini dari oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab.”, demikian ungkap mahasiswa salah satu perguruan tinggi ternama di Kabupaten Buleleng ini

\"\"

Komentar Anda