Adnan Buyung Siap Mundur dari Wantimpres

Jika Presiden Tanda Tangani UU Pornografi
Adnan Buyung Siap Mundur dari Wantimpres

Denpasar (Bali Post)
Dalam derasnya arus kehidupan berbangsa dan bernegara yang dewasa ini disinyalir diwarnai dengan melunturnya semangat nasionalisme, Pimpinan Pusat Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (PP KMHDI) menyelenggarakan Seminar Nasional bertemakan \’Revitalisasi Nasionalisme dalam Arus Balik Berbangsa dan Bernegara\’. Seminar yang diselenggarakan Minggu (30/11) kemarin, merupakan kerja sama antara PP KMHDI dan Departemen Dalam Negeri.

Seminar yang dipandu Wayan Semara Cipta diisi oleh Dr. Adnan Buyung Nasution (Dewan Penasihat Presiden Bidang Hukum), Prof. S. Budi Santoso (Dewan Penasihat Presiden Bidang Sosial & Budaya), I Gede Suwindia, S.Ag., M.A. (Tokoh Muda Hindu/Agamawan sekaligus alumni KMHDI) dan Ir. Luh Riniti Rahayu, M.Si. (Aktivis Perempuan).

Hal menarik dari diskusi yang terjadi adalah ketika peserta meminta bentuk kongkret dari langkah Buyung yang menentang pengesahan UU Pornografi. \’Jika saya dimintai komitmen, bila UU Pornografi diteken Presiden, saya siap mundur dari Wantimpres.\’ Sontak saja gemuruh tepuk tangan dari peserta seminar yang dihadiri sekitar 200 orang di aula Unhi.

Peserta seminar berasal dari utusan muspida se-Bali, KPU se-Bali, ketua-ketua OKP dan parpol se-Bali, Perwakilan BEM se-Bali, beberapa Pimpinan Daerah dan Pimpinan Cabang KMHDI seluruh Indonesia, tokoh umat, tokoh masyarakat, serta pihak akademisi dan masyarakat umum.

Panitia yang dari PD KMHDI Bali dan PC KMHDI se-Bali dalam laporannya yang disampaikan oleh Ni Kadek Putri Noviasih selaku ketua panitia mengatakan, seminar nasional yang diselenggarakan ini merupakan salah satu wujud dari jati diri KMHDI yaitu nasionalis, religius, humanis dan progresif. \’Adapun tujuan dari penyelenggaraan kegiatan ini adalah sebagai salah satu langkah untuk mengawal proses demokratisasi, memformulasikan kembali semangat nasionalisme,\’ ungkap I Made Sri Wirdiata sebagai salah satu Presidium PP KMHDI.

Ir. I Gede Suratha, MMA, selaku Direktur Pengembangan Budaya Politik Departemen Dalam Negeri menyampaikan secara prinsip ada empat pilar dalam menjaga keutuhan kehidupan berbangsa dan bernegara di Tanah Air ini, yaitu Pancasila, UUD RI 1945, Bhineka Tunggal Ika dan NKRI. (r/*)

sumber : http://www.balipost.co.id/mediadetail.php?module=detailberita&kid=10&id=8218

Komentar Anda