Pernyataan Sikap tentang Lebanon

Pers Release

Forum Kebangsaan Pemuda Indonesia (FKPI)
(PMII, GMKI, GMNI, PMKRI, IMM, HIKMAHBUDHI, KMHDI,
IPNU, IPPNU, IRM)

Petaka Kemanusiaan di Lebanon;
Akibat Hilangnya Perikemanusiaan Israel

“Atas Nama Kemanusiaan;
Hentikan Kekejaman Israel Sekarang Juga !!!”

Krisis di Timur Tengah telah menjadikan jalan menuju
perdamaian kian terjal dan sulit terwujud. Ini
disebabkan oleh serangan membabi buta Israel terhadap
Lebanon. Tindakan brutal Israel ini tidak saja
melanggar hukum internasional maupun hukum perang,
melainkan juga sudah berada di luar batas
perikemanusiaan. Gempuran Israel telah menambah kelam
masa depan Timur Tengah, yang sebelumnya telah memanas
oleh masalah persenjataan Iran, kerusuhan pasca perang
Irak, dan terorisme.
Israel telah menjadikan Lebanon sebagai tempat paling
berdarah dalam sejarah konflik Timur Tengah. Sejak
serangan digelar 12 Juli lalu, sedikitnya telah
menewaskan 750 orang yang sebagian besar adalah warga
sipil, 2000 orang lebih cedera dan ribuan lainnya
mengungsi. Bahkan, gempuran Israel ini lebih kejam dan
sadis daripada yang pernah dilakukan Israel 10 tahun
yang lalu (18 April 1996) yang membombardir markas PBB
dan menjadikan tempat perlindungan warga sipil
Lebanon.
Bentuk serangan Israel adalah tindakan arogansi yang
melanggar hukum internasional karena menafikan
kedaulatan Lebanon sebagai negara merdeka. Sedangkan
dari sisi hukum perang, Israel sudah melakukan
pelanggaran berat karena menyerang dan menewaskan
warga sipil.
Karenanya, kami sebagai bagian tidak terpisahkan dari
warga dunia yang selalu gandrung akan perdamaian
abadi, penghormatan yang tinggi atas perikemanusiaan
dan perikeadilan, maka semua entitas anak bangsa yang
tergabung dalam Forum Kebangsaan Pemuda Indonesia
(FKPI) merasa terpanggil ikut serta berbuat sesuatu
untuk menghentikan agresi militer terhadap Israel
tersebut, dengan mengeluarkan sikap sebagai berikut:

1. Mengecam dan mengutuk agresi militer Israel
terhadap Lebanon yang telah menewaskan ribuan warga
sipil. Israel telah melakukan kejahatan kemanusiaan
yang tidak bisa dibenarkan dari aspek dan nilai
apapun, karena itu harus dihentikan sekarang juga.
2. Menyesalkan sikap PBB yang hanya bisa mengecam
tindakan Israel tetapi belum mengeluarkan resolusi dan
keputusan apapun untuk memaksa Israel menghentikan
serangan. Hal ini menunjukkan bahwa eksistensi dan
fungsi PBB sebagai institusi paling bertanggung jawab
atas terciptanya perdamaian abadi masih tergantung di
ketiak Israel.
3. Dewan keamanan PBB harus segera menjatuhkan sanksi
terhadap Israel atas tindakan tersebut dan memaksa
Israel untuk membayar segala kerugian akibat agresi
militer mereka.
4. Mendesak kepada pemerintah Indonesia –dengan segala
resoursces dan jalur diplomasi internasional yang
dimiliki- untuk lebih pro aktif lagi menekan PBB dan
Israel agar segera menghentikan serangan ke Lebanon.
5. Menyerukan kepada komunitas-komunitas dan loby-loby
Internasional, Organisasi Parlemen Internasional,
organisasi-organisasi kawasan untuk bahu membahu
mewujudkan perdamaian di Timur Tengah.

Jika agresi Israel tidak dihentikan, maka tragedi
kemanusiaan akan berkelanjutan, instabilitas regional
dan global semakin parah, dan tatanan politik dan
ekonomi dunia terganggu.

Demikian pernyataan sikap ini sebagai bentuk
kepedulian warga dunia yang sangat tidak mentolerir
segala bentuk kekerasan bersenjata yang dapat
mengancam kelangsungan perdamaian abadi, tegaknya
nilai-nilai kemanusiaan universal dan kedaulatan
sebuah negara merdeka.

Jakarta, 2 Agustus 2006

Forum Kebangsaan Pemuda Indonesia (FKPI)

PB PMII PP GMNI
Hery Haryanto Azumi Dedy Rachmadi
Ketua Umum Ketua Presidium

PP PMKRI PP GMKI
Emmanuel J. Tular Kenly Poluan
Ketua Presidium Ketua Umum

DPP IMM PP HIKMAHBUDHI
Amiruddin Eddy Setiawan
Ketua Umum Ketua Umum

PP KMHDI PP IPNU
I Wayan Sudane Idy Muzzayad
Presidium Ketua Umum

PP IPPNU
Wafa Patria Ummah
Ketua Umum
Komentar Anda